Software Development 05 July 2018

DevOps

DevOps

DevOps merupakan sebutan yang diambil dari 2 kata, yaitu “Development” atau dapat diartikan sebagai “pengembangan” dan “Operations” yang dapat diartikan sebagai “operasi”. DevOps merupakan pendekatan yang digunakan berdasarkan prinsip agile dan lean, dimana business owner, departemen pengembangan, operasional dan quality assurance secara berkelanjutan terlibat dalam sebuah proyek pengembangan piranti lunak guna memberikan bisnis peluang untuk memperluas pasar dan mengurangi waktu dalam pengumpulan umpan balik dari pelanggan. Aplikasi perusahaan dibangun secara beragam dan dibangun dengan gabungan dari beberapa jenis teknologi, database, end-user devices dan lainnya, sehingga hanya pendekatan seperti DevOps yang dapat digunakan ketika dihadapkan dengan tingkat kompleksitas seperti itu.


Berdasarkan pandangan secara menyeluruh, DevOps dapat juga disebut sebagai business-driven piranti lunak delivery approach – pendekatan yang membutuhkan kebutuhan peningkatan kapabilitas bisnis yang berangkat dari suatu ide, kemudian ke proses produksi, memberikan nilai bisnis kepada pelanggan secara efisien dengan mengumpulkan umpan balik bersamaan dengan keikutsertaan pelanggan dalam mewujudkan peningkatan kapabilitas bisnis mereka. Untuk mewujudkan penerapan DevOps dengan baik, pemangku kepentingan yang perlu dilibatkan tidak hanya tim pengembangan dan operasional. Pendekatan DevOps juga membutuhkan keterlibatan seluruh lini bisnis, praktisi, level eksekutif, partner, supplier dan lainnya.

 

Organisasi/perusahaan belakangan ini berinovasi dengan aplikasi dan layanan TI guna menyelesaikan masalah bisnis. Beberapa diantaranya merupakan masalah internal (contohnya, membuat sistem Pelanggan Relationship Management (CRM)) atau untuk membantu pelanggan maupun end-user (misalnya, dengan menyediakan aplikasi mobile).


Kebanyakan organisasi/perusahaan tidak cukup sukses dengan proyek pengembangan piranti lunaknya, namun, kegagalan tersebut biasanya bersumber dari kurangnya kemampuan untuk menangani masalah terkait proses pengembangan dan penerapan piranti lunak. Meskipun kebanyakan perusahaan memahami bahwa pengembangan dan penerapan piranti lunak merupakan hal yang kritis, berdasarkan survei suatu lembaga industri menemukan bahwa hanya 25% diantaranya merasakan bahwa tim mereka efektif. Bentuk kesenjangan eksekusi inilah yang dapat berdampak terhadap hilangnya peluang bisnis.


DevOps dapat diaplikasikan terhadap prinsip agile dan lean yang dapat memaksimalkan dari kecepatan delivery dari suatu produk atau servis, dari ide awal sampai ke rilis produksi dan sampai umpan balik pelanggan untuk sebagai dasar pengembangan aplikasi.


Karena DevOps dipercaya dapat meningkatkan bisnis dalam memberikan nilai kepada pelanggan, vendor dan mitra bisnis sebagai proses bisnis yang penting tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan kapabilitas TI. DevOps juga menyediakan keuntungan investasi yang signifikan dalam 3 area yang diantaranya adalah:

  • Meningkatkan pengalaman pelanggan
  • Untuk dapat merasakan manfaat ini, suatu bisnis perlu mengelola dan merespon umpan balik pelanggan, yang tentunya membutuhkan suatu mekanisme untuk mendapat umpan balik dengan cepat dari seluruh pemangku kepentingan yang menggunakan aplikasi piranti lunak yang diterapkan tersebut, diantaranya: pelanggan, lini bisnis, pengguna, vendor, mitra bisnis dan lainnya.
  • Kemampuan merespon dan mengadaptasi dengan metodologi agile mampu meningkatkan pengalaman pelanggan dan loyalitas pelanggan.
  • Meningkatan kemampuan berinovasi.
  • Organisasi menggunakan pendekatan lean thinking untuk meningkatkan kemampuan dalam hal berinovasi. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi pekerjaan yang tak efisien dan lebih banyak mengerjakan yang memiliki nilai lebih.
  • Mempercepat manfaat nilai bisnis hasil investasi
  • Dengan mempercepat dampak terhadap pencapaian nilai yang secara bersamaan membutuhkan perkembangan budaya, praktik dan otomasi yang dapat mempercepat penerapan piranti lunak pada production environment secara efisien dan reliable. Ketika mengadaptasi DevOps sebagai kapabilitas bisnis, dapat memberikan tools dan budaya yang dibutuhkan untuk memfasilitasi perencanaan rilis dengan baik dan efisien serta dapat diprediksi. [KAS]

Recent Article

DevOps
05 Jul 2018

DevOps

DevOps merupakan sebutan yang diambil dari 2 kata, yaitu “Development” atau dapat diartikan sebagai “pengembangan” dan “Operations” yang dapat diartikan sebagai “operasi”.

Read More