HPE Hybrid IT Infrastructure Information Technology 13 May 2019

Otomasi Data Center

20190513_Newsletter_CallBlitz_HPE

Para professional IT mengetahui bahwa mengatur infrastruktur merupakan pekerjaan yang penuh tanggungjawab. Artificial Intelligence membuat data center semakin cerdas, dapat diandalkan, dan terotomasi.

Apa saja yang bisa diotomasi dalam sebuah data center?

  • Monitoring
    AI menggantikan tugas memonitor data center dan menginformasikan jika ada gangguan.
  • Manual tuning
    AI menggantikan fungsi manual tuning dengan melakukan self-heals secara otomatis.
  • Reactive troubleshooting
    AI menggantikan fungsi troubleshooting dengan melakukan optimalisasi secara otomatis.

 

Apakah HPE InfoSight?

HPE InfoSight merupakan platform Artificial Intelligence yang mengumpulkan dan menganalisa data dari jutaan sensor sehingga dapat memberikan rekomendasi untuk mengantisipasi dan menyelesaikan masalah secara otomatis.

Cara kerja HPE InfoSight adalah dengan melihat yang terjadi dan memprediksi kemungkinan gangguan. Secara garis besar, ada dua fungsi yang dimiliki HPE InfoSight:

  • Predictive analytics engine
    Machine-learning berbasis cloud yang menganalisa seluruh infrastruktur untuk mendeteksi dan mengeliminasi potensi gangguan.
  • Recommendation engine
    Kemampuan prediksi yang dibuat untuk memberikan saran ke IT bagaimana mencegah gangguan, meningkatkan performa, dan mengoptimalkan resource.

 

Infografis HPE Infosight

PT Mitra Integrasi Informatika Berkolaborasi bersama HPE

 

Disadur dan diperbarui dari:
Going Autonomous: What's the story with storage? (2018, October). Retrieved May 13, 2019, from HPE: https://assets.ext.hpe.com/is/content/hpedam/documents/a00057000-7999/a00057937/a00057937eew.pdf

Recent Article

20190513_Newsletter_CallBlitz_HPE
13 May 2019

Otomasi Data Center

Artificial Intelligence membuat data center semakin cerdas, dapat diandalkan, dan terotomasi.

Read More