Fortinet Information Security Security 18 October 2019

Security dalam Transformasi Jaringan SD WAN

20191015_Newsletter_SDWAN_Fortinet

Sebagian besar perusahaan sedang berada dalam proses transformasi digital untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada konsumen. Transformasi digital ini harus direncanakan dengan baik untuk mencegah masalah performance khususnya pada cabang perusahaan. Salah satu solusi yang diambil untuk mengatasi masalah ini adalah teknologi software defined wide-area network (SD-WAN).

 

Teknologi SD-WAN memungkinkan koneksi langsung internet dari cabang sehingga akses ke cloud dan aplikasi Software-as-a-Service lebih efisien. SD-WAN memberikan kemudahan bagi bisnis, namun membuka celah keamanan jaringan karena langsung terhubung ke internet. Maka, setiap SD-WAN memerlukan perlindungan next-generation firewall (NGFW).

 

Pada Fortinet Threat Landscape Report, perusahaan rata-rata mendeteksi 20 serangan per bulan.

4 dari 20 serangan berhasil menembus celah keamanan yang menyebabkan kerusakan seperti kehilangan data, downtime, atau masalah compliance. Sebagian besar serangan ini adalah advanced threat yang didesain untuk melewati celah keamanan konvensional. Pada kondisi ini, firewall tidak dapat memberikan perlindungan yang cukup.

 

Studi mengenai serangan pada WAN juga dilakukan Gartner untuk memahami perubahan tren dan adopsi teknologi yang mempengaruhi WAN pada perusahaan. Studi ini dilakukan pada 31 Oktober hingga 11 Desember 2017 dengan mewawancara 305 responden yang berlokasi di U.S., U.K., Jerman, Cina, India, Kolombia, dan Argentina. Wawancara dilakukan online dengan menggunakan native language masing-masing responden. 

 

Responden yang berpartisipasi merupakan pengambil keputusan pada perusahaan dan bertanggungjawab mengelola WAN pada 25 lokasi. Ruang lingkup studi meliputi data center networking, Ethernet fabric, software-defined networking, white-box dan brite-box Ethernet switches, dan teknologi data networking lainnya yang berkaitan dengan data center.

 

Security Biggest WAN Concern

 

 

Hasil studi menemukan beberapa hal berikut ini:

  • Security merupakan prioritas utama pada wide-area networks (WANs), diikuti network performance dan peningkatan costs.
  • Digital business application membutuhkan arsitektur hybrid security dan kemampuan wireless yang lebih fleksibel.
  • Optimalisasi WAN semakin dibutuhkan konsumen ketika mentransformasi WAN. Optimalisasi WAN dibutuhkan agar WAN dapat menangani pertumbuhan bandwidth dan mengurangi cost.

 

Berdasarkan hasil riset ini, teknologi WAN yang akan diadopsi diharapkan:

  • Dapat memberikan perlindungan keamanan yang dinamis untuk infrastruktur cloud, cara akses, dan gateways.
  • Memiliki solusi WAN edge yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna yang spesifik seperti business-critical cloud, digital applications, dan Internet of Things (IoT).
  • Memenuhi kebutuhan optimalisasi WAN dengan menyediakan kombinasi software defined SD-WAN dan optimalisasi fungsi simple WAN pada lingkungan WAN edge platform.

 

 

PT. Mitra Integrasi Informatika Berkolaborasi Bersama dengan Fortinet

 

Disadur dan diperbarui dari:

  • Fortinet. (2018, November). Fortinet Secure SD-WAN: Best-of-Breed NGFW and SD-WAN in a Single Offering. Retrieved October 14, 2019, from https://www.gartner.com: https://www.gartner.com/teamsiteanalytics/servePDF?g=/imagesrv/media-products/pdf/fortinet/fortinet-1-5VG5OU4.pdf

 

Recent Article

20191015_Newsletter_SDWAN_Fortinet
18 Oct 2019

Security dalam Transformasi Jaringan SD WAN

Sebagian besar perusahaan sedang berada dalam proses transformasi digital untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada konsumen. Transformasi digital ini harus direncanakan dengan baik untuk mencegah masalah performance khususnya pada cabang perusahaan. Salah satu solusi yang diambil untuk mengatasi masalah ini adalah teknologi software defined wide-area network (SD-WAN).

 

Teknologi SD-WAN memungkinkan koneksi langsung internet dari cabang sehingga akses ke cloud dan aplikasi Software-as-a-Service lebih efisien. SD-WAN memberikan kemudahan bagi bisnis, namun membuka celah keamanan jaringan karena langsung terhubung ke internet. Maka, setiap SD-WAN memerlukan perlindungan next-generation firewall (NGFW).

Read More