Hybrid IT Infrastructure NetApp 28 January 2020

Data Fabric

20200127_Newsletter NetApp Data Fabric

Definisi

 

Data Fabric adalah arsitektur dan kumpulan data services yang menyediakan kemampuan konsisten baik di lingkungan infrastruktur on premise dan multiple cloud.

 

Data Fabric menyederhanakan dan mengintegrasikan manajemen data untuk mempercepat transformasi digital. Data Fabric memungkinkan layanan data hybrid cloud yang konsisten dan terintegrasi untuk data visibility, data access, data control, data protection, dan security.

 

 

Mengapa Data Fabric?

 

Di dunia dimana teknologi mengubah cara hidup kita sehari-hari, transformasi digital menjadi agenda strategis perusahaan. Dalam mencapai kesuksesan transformasi digital, data menjadi nadi perusahaan dan memungkinkan berbagai touchpoint customer melalui teknologi, membuat kesempatan bisnis yang inovatif, dan optimalisasi operasional.

 

Para pemimpin memiliki tantangan untuk mengolah data dan mengimplementasikannya diseluruh perusahaan dengan waktu, kemampuan, dan budget yang terbatas. Disisi lain, saat ini data terdistribusi, dinamik, dan berbeda, sehingga saat ini data berukuran besar dan sulit dimanage.

 

Untuk tetap bersaing, sebagian besar perusahaan menggunakan pendekatan data-centric yang membutuhkan pendekatan manajemen data yang aman, efisien, dan memberikan kebebasan pilihan.

 

 

Data Fabric Merupakan Filosofi

 

Kebanyakan workload baru akan berbasis cloud karena mudah untuk membuat dan menghancurkan workload instance, namun workload ini tidak berguna jika tidak memiliki akses ke dataset yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan bisnis.

 

Pada 2014, Kubernetes baru diperkenalkan dan mendapat respon positif berkat kesuksesan AWS dan Azure. Pada 2018, NetApp memfokuskan bisnisnya pada Data Fabric dengan membuat unit bisnis cloud software dan DevOps yang merubah bisnis NetApp dari perusahaan storage menjadi perusahaan data services. NetApp membuat arsitektur untuk workload dan data yang memungkinkan konsumen dapat melakukan provisioning, manage, serta menjalankan produksi, pengembangan, dan menguji aplikasi dengan data-driven application development dan execution workflow.

 

Berdasarkan IDC, jumlah data yang disimpan diseluruh dunia akan bertumbuh dari 40 ZB di 2019 menjadi 175 ZB di 2025, dengan 49% data disimpan di public cloud. Hal ini menunjukkan akan ada banyak data di cloud dan tetap ada banyak data di data center. NetApp Data Fabric memiliki teknologi NetApp SnapMirror yang memungkinkan pemindahan data secara efisien, tanpa memerlukan software replikasi atau appliance sehingga rate failure dapat dikurangi dan mudah digunakan.

 

 

PT. Mitra Integrasi Informatika Berkolaborasi dengan NetApp

 

 

Disadur dan diperbarui dari:

  • Dekhayser, G. (2019, July 2). The Season for the Data Fabric. Retrieved January 27, 2020, from https://blog.netapp.com/: https://blog.netapp.com/the-season-for-the-data-fabric/
  • NetApp. (2020). What Is a Data Fabric? Retrieved January 27, 2020, from https://www.netapp.com: https://www.netapp.com/us/info/what-is-data-fabric.aspx

Recent Article

20200127_Newsletter NetApp Data Fabric
28 Jan 2020

Data Fabric

Data Fabric adalah arsitektur dan kumpulan data services yang menyediakan kemampuan konsisten baik di lingkungan infrastruktur on premise dan multiple cloud.

Data Fabric menyederhanakan dan mengintegrasikan manajemen data untuk mempercepat transformasi digital. Data Fabric memungkinkan layanan data hybrid cloud yang konsisten dan terintegrasi untuk data visibility, data access, data control, data protection, dan security.

Read More