Big Data 29 November 2019

Big Data: Perkembangan, dan Dampaknya pada Bisnis

BigData-Bernardy

Big Data, adalah istilah umum untuk segala himpunan data (data set) dalam jumlah yang sangat besar, rumit dan tak terstruktur sehingga menjadikannya sulit ditangani apabila hanya menggunakan perangkat berbasiskan manajemen data biasa atau aplikasi pemroses data tradisional belaka.

Tantangannya meliputi pemerolehan, akurasi, penyimpanan, penelusuran (search), pembagian, pemindahan, analisis, dan visualisasi data. Tren membesarnya himpunan data terjadi akibat bertambahnya informasi dari himpunan-himpunan besar yang saling terkait, dibandingkan dengan himpunan-himpunan kecil lain dengan total data yang sama. Korelasi baru dapat ditemukan dalam analisis himpunan data guna: Mencermati tren bisnis, Menentukan kualitas penelitian, Mencegah penyakit, Melawan tindak pidana, Melakukan proyeksi penjualan, Melakukan prediksi kerusakan mesin, bahkan Mengetahui kondisi lalu lintas jalan raya secara waktu nyata.

Teknologi memiliki kemampuan untuk membentuk dunia. Big Data adalah salah satu teknologi yang paling penting dikarenakan data saat ini menjadi kebutuhan dan kewajiban  setiap perusahaan untuk mengolah, memproses dan memanfaatkannya, agar dapat menjadi informasi serta pengetahuan yang berguna bagi para pengambil keputusan di sebuah organisasi. Organisasi yang mampu mengolah data dengan cara yang tepat dan cepat akan memiliki kemampuan bersaing yang lebih tinggi tinimbang perusahaan yang belum dapat mengolah data menjadi sebuah informasi atau pengetahuan (knowledge) yang berguna bagi para pengambil keputusan.

Tantangan dan Kesempatan di dalam Big
Data Kebutuhan ekonomi saat ini memiliki karakter di mana semua terhubung dengan cepat dan mudah ke jaringan bisnis seperti ke pelanggan, supplier dan lainnya. Kita yakin bahwa pertumbuhan kuantitas data akan bertumbuh dengan sangat cepat. Dalam waktu yang sama, data bisa berasal dari berbagai macam tipe seperti terstruktur dan tidak terstruktur, mulai dari jumlah rendah dan besar.

Pada dekade terakhir, perusahaan seperti Google, Facebook, dan Netflix telah memimpin dalam hal mengumpulkan data dalam jumlah yang sangat besar yang dihasilkan dari aktifitas pelanggan setiap hari. Mereka melihat data ini sebagai asset strategic yang dapat digunakan untuk setiap keputusan bisnis di organisasi yang mengacu pada data. Hal ini telah menciptakan daya tarik yang sangat besar kepada perusahaan tradisional di mana dapat melihat keuntungan atau manfaat dengan menggunakan data mereka.

Telah terjadi ledakan teknologi baru, tipe data baru dan sumber data baru dan juga cara baru dalam menggunakan teknologi saat ini. Mulai dari mobile dan cloud computing hingga media sosial serta sentiment analysis dan machine learning, sensor data, data scientist mengolah data dari jumlah yang sangat besar baik terstruktur maupun tidak terstruktur, yang memiliki tingkat pertumbuhan sangat cepat yang dapat membantu pengambilan keputusan.

Hanya dengan memproses data, tidak akan menambah nilai dari data tersebut, namun jika dapat digunakan pada waktu yang tepat, maka dapat menghasilkan keputusan yang memiliki manfaat bisnis besar dan luas.

Sebelum Big Data dapat digunakan sebagai aset yang strategis, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pemimpin TI (CIO) dalam sebuah perusahaan. Sebagai permulaan, ekspektasi bisnis harus sesuai dengan teknologi.

BigData-Bernardy1

Bagan bagian kiri menggambarkan mengenai ekspektasi dari solusi Big Data yang memerlukan perhatian seperti:

  • Channel digital baru yang muncul
  • Korelasi yang mungkin antara transaksi dan analytic dari skala organisasi maupun dari sumber data lain yang mungkin berguna
  • Kemampuan untuk membuat simulasi dan visualisasi data yang canggih yang dapat menampilkan wawasan dengan cara yang baru.

Di bagian kanan, direktur TI harus paham mengenai teknologi yang ada dan kemampuan mereka dengan tujuan agar bisa memilih mana solusi yang terbaik dan dapat memenuhi
ekspektasi bisnis. Sebagai contoh, platform yang baik dapat mengurangi biaya operasional dan pada saat yang sama mempertahankan investasi pada teknologi, staf dan pelatihan.

Untuk menjawab tantangan era Big Data saat ini, Metrodata Group memiliki solusi Big Data & Analytics lengkap yang meliputi:

BigData-Bernardy2

  • Business Intelligence. Solusi analisa bisnis atau Business Intelligence adalah solusi atau aplikasi yang membantu pengguna bisnis dalam melakukan analisa data dan informasi dengan membuat tampilan dashboard atau visualisasi yang dapat membantu pengguna bisnis terutama level top manajemen untuk mengambil keputusan dan membuat strategi bisnis yang akurat berdasarkan data.
  • Data Management. Solusi manajemen data memiliki sub segmen sebagai berikut:
  1. Data Warehouse. Solusi gudang data atau data warehouse akan membantu perusahaan dalam melakukan konsolidasi data atau harmonisasi data dari berbagai macam sumber data dengan berbagai macam platform atau pun dari file seperti MS excel, csv.
  2. Data Integration. Aplikasi integrasi data dapat membantu perusahaan dalam melakukan otomatisasi penarikan, transformasi dan loading data atau disebut ETL.
  3. Data Cleansing. Aplikasi ini akan membantu perusahaan dalam melakukan pembersihan data sesuai aturan atau rule yang dibuat. Tingkat kualitas data sangat penting untuk memastikan apa yang akan dianalisa adalah benar dan akurat. Jika tingkat kualitas data sangat rendah maka tingkat kepercayaan perusahaan terhadap aplikasi akan menjadi lebih rendah.
  • Enterprise Performance Management. Aplikasi EPM ini dapat membantu perusahaan dalam melakukan:
  1. Budgeting & Planning. Aplikasi EPM dapat membantu perusahaan dalam melakukan perencanaan anggaran dan juga melakukan revisi anggaran sesuai kebutuhan di periode berjalan. Dengan aplikasi EPM ini, perusahaan dapat melakukan monitoring terhadap progres daripada penyusunan anggaran tahunan yang harus diselesaikan tepat waktu.
  2. Legal Consolidation. Aplikasi EPM juga memiliki kemampuan untuk membantu perusahaan di dalam melakukan konsolidasi legal entitas. Terutama untuk perusahaan yang memiliki anak perusahaan dan grup perusahaan serta memiliki transaksi antara anak perusahaan yang harus dieliminasi, aplikasi ini akan membantu perusahaan untuk melakukan otomatisasi terhadap pembuatan laporan keuangan konsolidasi.
  • Big Data. Solusi Big Data memiliki karakteristik sebagai berikut:
  1. VOLUME. Memiliki besar volume data yang sangat besar dan tidak dapat ditangani oleh aplikasi RDBMS biasa.
  2. VELOCITY. Memiliki kecepatan pertumbuhan data yang sangat besar dan eksponensial ketimbang database pada umumnya.
  3. VARIETY. Memiliki variasi tipe data yang lebih banyak baik terstruktur, tidak terstruktur dan semi terstruktur.
  4. VERACITY. Tingkat kualitas, akurasi dan ketidakpastian dari data dan sumber data itu sendiri.
  5. VALUE. Memiliki nilai bisnis dan insight yang sangat membantu bisnis jika diolah dan dimanfaatkan dengan benar. Aplikasi big data sangat membantu dalam hal melakukan proses data dengan jumlah yang sangat besar dan lebih besar daripada data warehouse serta dengan kecepatan yang lebih tinggi.
  • Machine Learning. Solusi Machine Learning dapat membantu perusahaan untuk melakukan prediksi perihal apa yang akan terjadi ke depannya dan juga memberikan rekomendasi perihal apa yang terbaik untuk dilakukan atau ditawarkan kepada pelanggan. Aplikasi ini menggunakan algoritma statistik untuk membentuk suatu model yang akan membantu perusahaan dalam membuat prediksi atau proyeksi ke depannya.
  • Social Media & Sentiment Analytics. Solusi ini akan sangat membantu perusahaan dalam melakukan analisa data yang terdapat di dalam sosial media seperti Facebook, twitter, YouTube comment dan web forum lainnya.

 

Penulis: Bernardy Suhendra, Head of Analytics Metrodata Group

 

Recent Article

BigData-Bernardy
29 Nov 2019

Big Data: Perkembangan, dan Dampaknya pada Bisnis

Big Data, adalah istilah umum untuk segala himpunan data (data set) dalam jumlah yang sangat besar, rumit dan tak terstruktur sehingga menjadikannya sulit ditangani apabila hanya menggunakan perangkat berbasiskan manajemen data biasa atau aplikasi pemroses data tradisional belaka.

Read More