Red Hat 19 May 2022

Red Hat OpenShift untuk Plaform Container Technology

RedHatOpenShift1

Saat ini perusahaan – perusahaan berlomba untuk masuk ke dunia digital transformation. Pada momen tersebut mereka mencari teknologi baru dalam pengembangan teknologi yang mampu mengirimkan dan mengubah aplikasi lebih cepat dari sebelumnya, tetapi mengelola aplikasi yang mencakup berbagai arsitektur dan kerangka kerja, atau membangun aplikasi baru dan memodernisasi yang sudah ada dapat menjadi tantangan dan memakan waktu. Platform cloud memainkan peran kunci dalam membangun keseimbangan antara inovasi aplikasi dan efisiensi operasional.

 

Perusahaan membutuhkan lebih dari kubernetes

Membutuhkan lebih dari Kubernetes, meskipun Kubernetes menyediakan kemampuan orkestrasi container yang paling utama, proyek open source terbatas pada apa yang dapat dilakukannya sendiri, memerlukan komponen tambahan seperti manajemen, layanan data yang terintegrasi, dan keamanan yang ditingkatkan untuk benar-benar memenuhi kebutuhan perusahaan.

 

Apakah Red Hat OpenShift?

Red Hat OpenShift adalah platform Kubernetes yang dapat membantu perusahaan di seluruh dunia membangun, menerapkan, menjalankan, mengelola, dan mengamankan pengalaman aplikasi inovatif pada berbagai macam environment on premises, private cloud, public cloud, ataupun hybrid cloud. Mengelola campuran aplikasi pada berbagai arsitektur dan framework aplikasi merupakan hal yang menantang, tetapi Red Hat OpenShift menyediakan beberapa lapisan pekerjaan keamanan, manajemen, dan otomatisasi di seluruh infrastruktur untuk memberikan konsistensi bagi inovasi berkelanjutan dalam skala besar. Dengan menggunakan Red Hat OpenShift, tim pengembang dan tim operasi memiliki tools dan layanan yang mereka perlukan untuk membantu organisasi memenuhi kebutuhan bisnis saat ini dan membangun untuk masa depan TI.

 

Red Hat menawarkan managed services dan opsi self-managed, yang dapat memberikan fleksibilitas untuk memilih di mana dan bagaimana mendeploy Red Hat OpenShift dan didukung oleh fondasi yang sama dari Red Hat Enterprise Linux dan Core Kubernetes.

 

RedHatOpenShift2

 

Manfaat dengan menggunakan Red Hat OpenShift:

 

Architecture

Red Hat OpenShift menyediakan platform aplikasi yang konsisten untuk pengelolaan aplikasi yang sudah ada, dimodernisasi, dan cloud-native yang berjalan di cloud apa pun.

 

Red Hat OpenShift menyediakan lapisan abstraksi umum di semua infrastruktur untuk memberikan kesamaan kepada pengembang dan tim operasi dalam cara aplikasi dikemas, disebarkan, dan dikelola. Ini memungkinkan Anda menjalankan aplikasi di tempat yang paling masuk akal, tanpa membuat model operasional yang berbeda karena lingkungan host.

 

Development

Berkembang lebih cepat dengan platform Kubernetes perusahaan yang lengkap untuk membangun, menguji, menerapkan, dan menjalankan aplikasi. Red Hat OpenShift mencakup self service ke developer tools, IDE berbasis browser, berbagai pilihan bahasa pengkodean, layanan data dan storage, dan layanan CI/CD lengkap untuk mengotomasikan pengiriman aplikasi dan mendukung proses DevOps.

 

Red Hat OpenShift juga memberi Anda kemampuan untuk mengintegrasikan dan menggunakan layanan public cloud seperti AI/ML atau analitik, dan akses ke pasar perangkat lunak ISV komersial untuk platform tersebut.

 

Operation

Dengan Red Hat OpenShift, sysadmin dan tim operasi dapat mengelola aplikasi, mesin virtual, dan container dari single contol plane. Di mana pun Red Hat OpenShift diinstal, interface tetap sama untuk administrator dan developer, memungkinkan Anda untuk mengontrol kluster, layanan, dan peran untuk beberapa tim dari konsol administratif pusat.

 

Portofolio Red Hat OpenShift: Pilihan untuk solusi container

 

Red Hat OpenShift memiliki beberapa produk portofolio antara lain :

  1. Red Hat OpenShift Kubernetes Engine (sebelumnya Red Hat OpenShift Container Engine) menghadirkan kemampuan dasar yang berfokus pada keamanan dari Kubernetes perusahaan di Red Hat Enterprise Linux CoreOS untuk menjalankan container di lingkungan cloud hybrid.

  2. Red Hat OpenShift Container Platform menambahkan set lengkap operasi dan layanan serta alat pengembang, termasuk Tanpa Server, Service Mesh, dan Pipeline. Dengan OpenShift Container Platform, organisasi dapat mengadopsi strategi cloud hybrid dan mulai membangun aplikasi cloud-native. Platform yang telah terbukti mencakup serangkaian layanan lengkap yang memberdayakan pengembang untuk membuat kode dengan kecepatan dan kelincahan untuk aplikasi sambil memberikan lebih banyak fleksibilitas dan efisiensi untuk tim Operasi TI.

  3. Red Hat OpenShift Platform Plus dibangun di atas kemampuan OpenShift Container Platform dengan fitur keamanan multicluster canggih, kemampuan manajemen hari ke-2, manajemen data terintegrasi, dan registri container global. Dengan OpenShift Platform Plus, organisasi dapat lebih konsisten melindungi dan mengelola aplikasi di seluruh lingkungan cloud hybrid terbuka dan siklus hidup aplikasi.

 

RedHatOpenShift3

 

Informasi lengkap, silahkan hubungi:
Nessya.Hartono@mii.co.id, Melisa.Butarbutar@mii.co.id
contact@mii.co.id, customer.experience@mii.co.id

Recent Article

RedHatOpenShift1
19 May 2022

Red Hat OpenShift untuk Plaform Container Technology

Saat ini perusahaan – perusahaan berlomba untuk masuk ke dunia digital transformation. Pada momen tersebut mereka mencari teknologi baru dalam pengembangan teknologi yang mampu mengirimkan dan mengubah aplikasi lebih cepat dari sebelumnya

Read More