04 December 2018

Pengalaman #MagangMII Rasa Kerja di Lingkungan Kantor MII

Magang

Minimnya pengalaman dan informasi dalam dunia kerja profesional kadang menjadi polemik bagi mahasiswa dan mahasiswi lulusan baru. Ketakutan dan khawatir sudah menjadi hal yang umum dialami karena mereka belum memiliki pengalaman atau keahlian yang cukup.

 

Di tahun 2018, PT Mitra Integrasi Informatika (“MII”) menerima 12 mahasiswa dan mahasiswi magang hasil seleksi dari berbagai universitas jurusan Sistem Informasi dan Ilmu Komputer. Dari 8 mahasiswa dan mahasiswi tersebut, mereka terbagi dalam beberapa divisi seperti Divisi Enterprise Solution Delivery 4, Business Consulting Service Division 4, dan Commercial Application Delivery Division.

 

Mahasiswa dan mahasiswi peserta #MagangMII bergabung dengan MII melalui jalur non program, artinya mereka mengajukan diri untuk mengikuti #MagangMII dari kampus sesuai syarat yang sudah ditetapkan oleh kampus masing-masing. Sebelum memulai #MagangMII, mereka pasti mengalami rasa was-was. Agar tidak timbul rasa kekhawatiran yang berlebihan, mari kita kenalan dengan Aloysius Hendryanto, Steven Anderson, Muhammad Malik, dan Christian Angga Putra Sirait  yang saat ini sedang #MagangMII di Divisi Enterprise Solution Delivery 4. Mereka bercerita tentang pengalaman selama mengikuti program #MagangMII di MII.

 

Mereka bergabung dengan tim #MagangMII selama 12 bulan. Saat ini mereka sedang terlibat dalam sebuah proyek disebuah perusahaan telekomunikasi.

 

Saat ditanya tentang ihwal memilih MII sebagai salah satu kandidat perusahaan untuk #MagangMII, mereka sontak menjawab ingin bekerja di perusahaan TI besar seperti MII.

 

“Timnya seru banget, saya merasakan kerjasama sebuah tim dalam sebuah tim proyek. Mudah dalam berkomunikasi, timnya serius tapi santai, bahkan kami sering diajak bercanda oleh mereka”, kata Aloysius Hendryanto. “Capeknya juga banyak”, curcolnya. “Mungkin karena kami sedang #MagangMII dan banyak hal-hal baru yang tidak kami dapatkan sewaktu kuliah”, imbuhnya. Bagi Aloysius, selama #MagangMII, banyak hal yang diperoleh, salah satunya waktu kuliah jarang menyentuh bagian database. Dan selama #MagangMII malah dapat tugas yang berurusan dengan database. Jadi, buat Aloysius ini merupakan pelajaran dan pengalaman baru yang belum tentu diperoleh dibangku kuliah.

 

Berbeda dengan 4 teman #MagangMII diatas, Fachrie, Dewi, Joshua, dan Zhulian juga mengikuti program #MagangMII pada Business Consulting Service Division 4. “Ilmu dan pengalaman bekerja yang saya peroleh saat #MagangMII sangat besar manfaatnya. Secara gak langsung, saya merasakan bekerja dalam lingkungan kantor yang profesional”, cerita Fachrie. Sedang rekannya Dewi mengatakan “Saya memiliki senior yang sangat sabar dalam membimbing saya selama #MagangMII di MII. Fasilitas sehari-hari dari MII juga mempermudah kami sebagai anak magang #MagangMII”. “Bagi saya, sebagai anak #MagangMII, saya sangat beruntung karena teman-teman sangat welcome, ramah, dengan sabar mereka menuntun kami”, ujar Joshua sambil tersenyum. Berbeda pendapat dengan rekan-rekannya, Zhulian justru mendapat pengalaman berharga yang tidak diperolehnya dibangku kuliah. “Selama #MagangMII, saya jadi tahu, mengenal dan mengoperasikan aplikasi Service Management”.

 

Program #MagangMII yang diterapkan oleh MII juga disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing divisi. Kadang anak #MagangMII langsung mendapatkan assignment dalam sebuah proyek. Tidaklah mudah untuk langsung terjun dalam sebuah proyek. “Saya bangga sebagai anak #MagangMII pada Commercial Application Delivery Division. Saya diberi kepercayaan ikut serta dalam sebuah proyek besar. Pengalaman yang saya peroleh adalah saya belajar mengenai application maupun technical consultant. Saya banyak belajar tentang solusi CRM, cara berkomunikasi dan berhadapan langsung dengan pelanggan”, ujar Wulan dengan semangat.

 

Meski ditempatkan pada unit kerja yang berbeda, susah, senang selama #MagangMII pasti akan dialami oleh semua anak #MagangMII. Kadang sering juga mengalami hambatan dalam pengaturan jadwal kerja proyek dan urusan kampus. Namun itu bukan merupakan hambatan yang berarti, berkat pengaturan jadwal yang tepat serta konsultasi dengan mentor, mereka dapat melalui hambatan tersebut.

 

Ketika ditanya apa yang paling bahagia selama #MagangMII? Serentak menjawab dikasih makanan gratis. Jelas saja, itu sangat membantu penghematan kantong anak #MagangMII.

 

Kesulitan apa saja ya yang mereka alami selama #MagangMII? Rata-rata dari mereka mengutarakan awalnya terasa berat, deg-degan. Lama kelamaan mereka menjadi terbiasa dengan tugas-tugas yang diberikan. Dan bagi anak #MagangMII, hal-hal mendasar yang dapat mereka peroleh selain pengalaman berharga selama #MagangMII adalah lebih bertanggungjawab dan memiliki komitmen. Bertanggungjawab terhadap pekerjaan termasuk diri sendiri serta komitmen dalam menjalankan pekerjaan. Apa yang mereka peroleh selama #MagangMII belum tentu mereka dapatkan dalam bangku kuliah.

 

Ilmu dan pengalaman berharga selama #MagangMII tentu sangat berguna dan bermanfaat bagi mereka. Apakah pengalaman mereka akan disimpan begitu saja? Ternyata tidak. Jika diberi kesempatan, mereka ingin kembali ke MII sebagai karyawan.

 

Ternyata pengalaman #MagangMII tidak seseram yang kita bayangkan. Punya mentor yang dengan sabar mendampingi selama proyek, rekan kerja yang welcome, fasilitas yang memadai, lingkungan kerja yang nyaman, dan yang pasti uang saku yang lumayan.

 

Jika teman-teman ada yang ingin mencoba #MagangMII, kirimkan langsung CV ke hr@metrodata.co.id. Untuk info lainnya, bisa langsung cek di https://www.metrodata.co.id/career

Recent Article

Magang
04 Dec 2018

Pengalaman #MagangMII Rasa Kerja di Lingkungan Kantor MII

Minimnya pengalaman dan informasi dalam dunia kerja profesional kadang menjadi polemik bagi mahasiswa dan mahasiswi lulusan baru. Ketakutan dan khawatir sudah menjadi hal yang umum dialami karena mereka belum memiliki pengalaman atau keahlian yang cukup.

Read More