Pada Senin, 22 Juni 2026, PT Mitra Integrasi Informatika (MII) menerima kunjungan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk membangun ekosistem Keamanan Informasi, Keamanan Siber, dan Pelindungan Data Pribadi (PDP) di Indonesia.
Kunjungan BSSN diwakili oleh: Dwi Destrya Sofiana (Analis Kebijakan Ahli Muda), Mahaputra Giovani Muhammad (Analis Kebijakan Ahli Pertama), Muhammad Abdurrachman (Penata Kelola Hukum dan Perundang-undangan)
Sebagai perusahaan solusi teknologi informasi dan digital terkemuka di Indonesia, MII didukung oleh tim konsultan yang kompeten dan berpengalaman di bidang tata kelola teknologi informasi, keamanan informasi, serta keamanan siber. Saat ini, MII memiliki sekitar 40 konsultan profesional, dengan 18 di antaranya telah memiliki sertifikasi Lead Auditor ISO/IEC 27001:2022. Kompetensi tersebut menjadi fondasi bagi MII dalam membantu organisasi membangun sistem keamanan informasi yang efektif, memenuhi persyaratan regulasi, serta meningkatkan ketahanan siber di tengah pesatnya transformasi digital.
Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan dan penyampaian profil perusahaan, dilanjutkan dengan pemaparan kapabilitas MII dalam bidang Keamanan Informasi, Keamanan Siber, dan Pelindungan Data Pribadi. Tim MII memperkenalkan berbagai layanan yang telah dikembangkan untuk membantu organisasi meningkatkan ketahanan siber, mulai dari layanan konsultasi, asesmen tingkat kematangan keamanan siber, implementasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI), hingga pendampingan pemenuhan regulasi dan standar yang berlaku.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Berbagai isu strategis dibahas bersama, mulai dari pengenalan divisi “Consulting and Advisory Services”, perkembangan kebijakan keamanan siber nasional, tantangan implementasi Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi, kebutuhan peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang keamanan siber, hingga pentingnya membangun budaya keamanan informasi yang berkelanjutan di lingkungan organisasi.
BSSN menyampaikan rencana penyelenggaraan seminar keamanan siber yang akan dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai wadah berbagi pengetahuan, pengalaman, serta perkembangan regulasi dan teknologi di bidang keamanan siber. Selain itu, BSSN juga menyampaikan bahwa saat ini semakin banyak organisasi dan pelanggan yang mensyaratkan kepemilikan Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai salah satu indikator kompetensi dan kesiapan penyedia layanan keamanan siber.
Tidak hanya itu, BSSN juga memperkenalkan layanan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang dimiliki serta menyampaikan peluang bentuk kolaborasi yang dapat dilakukan, sehingga ke depan peningkatan kompetensi dan sertifikasi di bidang keamanan siber dapat diakses lebih luas oleh para profesional maupun pelaku industri.
Sebagai perusahaan solusi teknologi informasi dan digital terkemuka di Indonesia, MII berkomitmen untuk terus mendukung terwujudnya ruang siber nasional yang aman, tangguh, dan terpercaya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan layanan yang selaras dengan kebijakan dan standar keamanan siber nasional, serta partisipasi aktif dalam mendukung inisiatif pemerintah dalam memperkuat ketahanan digital Indonesia.
Sebagai salah satu Lembaga Konsultan di bidang keamanan informasi, MII telah terdaftar di BSSN dan siap berkontribusi dalam penguatan ekosistem Keamanan Informasi, Keamanan Siber, dan Pelindungan Data Pribadi nasional. Selain itu, MII juga didukung oleh implementor yang telah memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) Implementor BSSN, yaitu Rifki Nugraha, Julian Baja Gunawan, Dede Anda, Tezar Alpha Yohansa, Muhammad Fadly Kurniawan, Reni Indah Hardiyanti, dan Brilliando Afiat Tamara.
Dengan kapabilitas yang dimiliki, MII siap menjadi mitra strategis bagi instansi pemerintah maupun sektor swasta dalam memperkuat tata kelola keamanan informasi, meningkatkan tingkat kematangan keamanan siber, memenuhi kewajiban regulasi, serta membangun ketahanan digital yang adaptif terhadap berbagai ancaman siber yang terus berkembang.
Kunjungan ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen untuk terus mempererat hubungan antara BSSN dan MII. Diharapkan, pertemuan ini dapat menjadi langkah awal bagi terjalinnya kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang dalam mendukung peningkatan kapasitas keamanan siber nasional, memperkuat ekosistem Pelindungan Data Pribadi, serta mewujudkan ekosistem digital Indonesia yang semakin resilien, berdaya saing, dan terpercaya.
PT Mitra Integrasi Informatika (MII) dan Huawei menggelar Huawei Experien...
PT Mitra Integrasi Informatika (MII) menghadiri Grand Opening VinFast Man...
PT Mitra Integrasi Informatika (MII) meraih dua penghargaan dari Trend Mi...