
Sejak didirikan pada tahun 2012, Alation memiliki misi untuk membantu organisasi menghadapi kompleksitas data yang terus meningkat. Pada saat volume data berkembang sangat pesat, banyak bisnis belum memiliki cara yang efektif untuk menemukan, mempercayai, dan memanfaatkan data. Kondisi ini mendorong lahirnya Data Catalog modern sebagai fondasi bagi analitik mandiri dan pengambilan keputusan berbasis data. Seiring waktu, lanskap pengelolaan data pun mengalami perubahan yang signifikan.
Dalam lebih dari satu dekade terakhir, peran data semakin krusial dalam menentukan arah bisnis. Kecerdasan buatan atau AI berada di garis depan inovasi, regulasi data semakin kompleks, dan ekspektasi terhadap tim data terus meningkat, sementara sumber daya yang tersedia tetap terbatas. Banyak organisasi menghadapi tantangan serupa, yaitu keinginan untuk menciptakan nilai bisnis yang lebih besar, namun sering terhambat oleh kerumitan tata kelola, arsitektur, dan pemaknaan data.
Kondisi tersebut melatarbelakangi hadirnya Alation Agentic Platform, sebuah pembaruan besar pada data catalog yang dirancang untuk menjawab kebutuhan era AI. Platform ini dibangun berdasarkan pembelajaran selama lebih dari sepuluh tahun dan memanfaatkan teknologi agen berbasis kecerdasan buatan untuk mengotomatisasi serta memandu proses utama pengelolaan data. Dengan pendekatan ini, tim data dapat memfokuskan perhatian pada aktivitas strategis yang memberikan dampak nyata bagi bisnis.
Dalam praktiknya, tim data dihadapkan pada sejumlah tantangan yang saling berkaitan, antara lain:
Selama bertahun-tahun, organisasi berupaya menyeimbangkan seluruh tuntutan tersebut dan terus mencari pendekatan yang lebih sederhana serta berkelanjutan dalam mengelola data.

Pendekatan berbasis agen AI menghadirkan perubahan mendasar dalam cara pengelolaan data dilakukan, antara lain:
Dengan kemampuan tersebut, agen AI tidak menggantikan peran manusia, melainkan memperkuat keahlian yang ada. Tugas rutin dan manual dapat diambil alih oleh sistem, sementara tim data dapat berfokus pada analisis, pemaknaan, dan penciptaan nilai.
Penerapan agen AI memungkinkan praktik terbaik pengelolaan data dijalankan secara konsisten dan terukur, sehingga:
Selain memperkuat pengelolaan data internal, Alation juga memperkenalkan Alation AI Agent SDK yang terintegrasi dengan Model Context Protocol dari Anthropic. Pendekatan ini membuka peluang inovasi yang lebih luas, seperti:
Dengan mengombinasikan kekuatan model AI publik dan pengetahuan unik yang dimiliki organisasi, solusi AI yang kompetitif dan berkelanjutan dapat diwujudkan.
Sejak meluncurkan data catalog pertamanya pada tahun 2015, Alation telah mendukung lebih dari 600 perusahaan global, termasuk sebagian besar perusahaan dalam daftar Fortune 100, dalam mentransformasi cara mereka memanfaatkan data. Filosofi desain yang diusung menekankan kesederhanaan dan integrasi yang mulus, sehingga solusi dapat digunakan secara alami tanpa menambah kompleksitas.
Alation Agentic Platform menjadi langkah strategis menuju masa depan pengelolaan data, di mana kecerdasan buatan berperan sebagai mitra. Dalam konteks ini, kompleksitas data tidak lagi menjadi hambatan, melainkan fondasi bagi pertumbuhan dan kemajuan bisnis.
Azure NetApp Files adalah layanan penyimpanan perusahaan yang menawarkan ...
Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan akan infrastruktur TI yang aman,...
Enterprise Resource Planning (ERP) adalah salah satu pilar dari banyaknya...