Menjalankan Kubernetes di lingkungan produksi saat ini tidak hanya berfokus pada pengelolaan container, tetapi juga pada bagaimana data dikelola dengan baik. Seiring meningkatnya adopsi platform seperti Red Hat OpenShift, banyak organisasi mulai menyadari bahwa penyimpanan data persisten menjadi salah satu tantangan utama dalam operasional Kubernetes.
Proses penyediaan storage yang masih dilakukan secara manual sering menimbulkan berbagai kendala, seperti performa yang tidak konsisten dan keterbatasan perlindungan data. Hal ini dapat memperlambat proses deployment aplikasi, terutama bagi aplikasi stateful yang membutuhkan penyimpanan data secara berkelanjutan.
Untuk menjawab tantangan tersebut, NetApp menghadirkan pendekatan manajemen data Kubernetes yang terintegrasi guna membantu organisasi mengelola data secara lebih efisien sekaligus memastikan ketersediaan dan perlindungan data bagi aplikasi.
NetApp menghadirkan beberapa solusi yang saling terintegrasi untuk mendukung pengelolaan data pada platform Kubernetes, yaitu:
Berfungsi sebagai orchestrator storage berbasis Kubernetes yang memungkinkan penyediaan persistent volume secara otomatis dengan kontrol berbasis kebijakan, sehingga proses provisioning storage menjadi lebih cepat dan efisien.
Menjadi fondasi storage tingkat enterprise yang menawarkan performa tinggi, keandalan, serta perlindungan data yang komprehensif. ONTAP juga mendukung lingkungan hybrid cloud dan multi-cloud.
Menghadirkan manajemen data berbasis aplikasi Kubernetes, termasuk kemampuan snapshot, backup, disaster recovery, serta mobilitas aplikasi container.
Ketiga solusi tersebut bekerja bersama untuk menghadirkan layanan data tingkat enterprise langsung di dalam platform Kubernetes.
Dengan integrasi layanan data ini, organisasi dapat memperoleh berbagai manfaat, antara lain:
Melalui pendekatan ini, storage tidak lagi diperlakukan sebagai infrastruktur terpisah, melainkan menjadi bagian dari platform Kubernetes itu sendiri.
Dengan solusi terintegrasi tersebut, NetApp membantu organisasi menjalankan OpenShift dengan lebih percaya diri dan siap menghadapi kebutuhan skala enterprise, sekaligus memastikan aplikasi, data, dan infrastruktur dapat berkembang secara selaras.
Informasi lebih lanjut:
kevin.kurniawan@mii.co.id
Dalam era digital saat ini, volume data perusahaan terus bertambah dengan...
Beban kerja Oracle Database yang paling menuntut membutuhkan kapasitas I/...
Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia mendorong organisasi dari berbag...